7 Cara Bagi Menghasilkan Jalan Aspal Yang Baik

 

pengaspalan aspal hotmix jakartaJalan aspal masih menjadi pilihan guna pengerasan jalan di sekian banyak daerah. Penggunaan aspal guna jalan mempunyai sejumlah kelebihan, laksana permukaan jalan yang lebih halus sampai-sampai pemakai jalan menjadi lebih enak dalam berkendara dan warna hitam pada aspal yang menciptakan psikologi pemakai jalan lebih nyaman. Tetapi biasanya ditemukan jalan-jalan aspal yang cepat sekali bobrok dan memerlukan perawatan yang terbilang banyak. Bagi itu, simak cara-cara yang bisa ditempuh guna mendapatkan jalan aspal yang baik.

 

 

1. Memadatkan pondasi jalan
Jalan aspal yang baik dan kuat diprovokasi pengerjaan jalan mulai dari awal. Jika di mula pengerjaannya tidak tepat, maka kualitas jalan yang didapatkan pun tidak optimal. Usia jalan aspal tidak dapat mencapai standar umur yang diperkirakan. Akibat pengerjaan yang tidak cukup tepat, jalan aspal dengan segera bakal rusak, berkurangnya kelenturan aspal dan permukaan aspal tidak rata.
Tahap pemadatan mula dalam penciptaan jalan aspal ialah tahapan pemadatan pondasi jalan. Tahapan ini dilaksanakan setelah badan jalan terbentuk. Tanah butuh dipadatkan supaya mampu menyangga beban diatasnya. Tahap pemadatan ini dilaksanakan dengan perangkat vibrator roller dan buldozer sehingga didapatkan kepadatan yang optimal.
Jika tanah telah benar-benar padat, barulah dapat dilanjutkan dengan menambahkan material pondasi berupa batu kali. Material pondasi ini juga harus dijamin benar-benar padat. Memadatkan material pondasi ini dilaksanakan dengan memakai alat tandem roller. Lapisan demi lapisan yang dipadatkan ini akan menciptakan struktur jalan mempunyai daya dukung beban yang kuat.
2. Memadatkan aspal dengan benar
Setelah pemadatan material pondasi berlalu dilakukan, pemadatan lanjutan dapat dilaksanakan dengan tandem roller atau perangkat pemadat roda baja. Diawali dengan dump truck yang menuangkan hotmix ke asphal finisher kemudian menghamparkannya di permukaan jalan. Selanjutnya tandem roller bertugas mengekor asphal finisher guna memadatkan permukaan jalan.
Proses pemadatan dilanjutkan dengan pemadatan etape berikutnya. Pemadatan ini dilaksanakan dengan perangkat pemadat roda karet. Alat ini bergerak mengekor pemadatan pada langkah sebelumnya. Sesudah tersebut diteruskan dengan pemadatan akhir dengan memakai alat pemadat roda baja tanpa vibrasi.
Proses pemadatan aspal mesti selesai dilaksanakan sebelum aspal berada pada suhu di bawah 850C atau bergantung pada jenis aspal yang digunakan. Jika pemadatan dilaksanakan di bawah suhu 850C, maka batu agregat dalam gabungan aspal tidak dapat saling mengikat. Akibatnya, kekuatan aspal jalan juga lebih rendah dari yang seharusnya.
3. Membangun sistem saluran yang baik
Sistem saluran yang terdapat di dekat jalan-jalan aspal sangat dominan terhadap kekuatan jalan aspal. Sistem saluran yang buruk akan menciptakan jalan-jalan aspal cepat bobrok dan berlubang. Jalan aspal tidak tahan terhadap genangan air. Gerusan air di jalan-jalan aspal mengakibatkan lapisan aspal terkelupas dan akhirnya menyusun lubang-lubang kecil yang semakin membesar. Karena tersebut bangun pula sistem saluran yang baik guna mempercepat proses pengeringan jalan aspal khususnya di musim hujan.
4. Memastikan beban jalan aspal
Tidak seluruh beban dapat ditanggung oleh struktur jalan aspal. Karena itu, usahakan pastikan kendaraan yang mengarungi jalanan aspal tidak melebih beban yang dapat ditanggung struktur jalan. Kendaraan-kendaraan kapasitas berat usahakan ditunjukkan untuk memakai jalan-jalan dengan konstruksi beton.
5. Mencampur aspal dan limbah plastik
Uji jajaki terus dilaksanakan untuk menemukan bahan gabungan aspal yang dapat meningkatkan kualitas aspal sampai-sampai aspal menjadi lebih powerful dan awet. Salah satu uji jajaki yang sudah dilakukan ialah dengan membaur aspal dengan limbah plastik. Cara ini terbukti menciptakan aspal lebih powerful 40% dikomparasikan aspal tanpa gabungan limbah plastik.
Rencananya, aspal dengan gabungan limbah plastik itu akan digunakan untuk pemeliharaan jalan. Saat ini uji coba pemakaian aspal gabungan telah dilaksanakan di Kota Bekasi dan menyusul di sejumlah tempat lainnya.
6. Menutup jalan-jalan berlubang dengan segera
Dalam kurun masa-masa tertentu, jalan aspal memerlukan perawatan. Lubang-lubang kecil mesti segera ditambal. Sebab andai dibiarkan, lubang-lubang kecil di jalan aspal tersebut dapat segera melebar. Jalan-jalan aspal juga semakin parah kerusakannya. Air yang menggenang di lubang-lubang tersebut menciptakan konstruksi jalan aspal semakin melemah dan sekaligus membahayakan semua pemakai jalan.
7. Memilih dan menempatkan pohon perindang yang tepat
Di kota-kota besar, pohon perindang sangat diperlukan untuk meminimalisir kebisingan kendaraan di jalan raya dan pun untuk menyerap udara kotor dari asap kendaraan. Namun pemilihan dan penanaman pohon perindang ini butuh diperhatikan supaya tidak merusak jalan dan tidak membahayakan pemakai jalan ketika musim hujan tiba.
Beberapa jenis pohon yang dianjurkan untuk perindang di tepi-tepi jalan antara beda pohon asam, pohon tanjung, pohon kenari dan pohon kepel yang mempunyai karakter akar tunggang, berusia panjang serta tidak gampang patah atau roboh. Sedangkan jenis pohon perindang yang usahakan dihindari ialah pohon trembesi. Pohon trembesi adalahjenis pohon berukuran besar yang akarnya dapat merusak badan jalan. Di samping itu, cabang pohon trembesi terbilang lumayan rapuh sehingga gampang patah ketika terkena angin besar.
Nah, itulah sejumlah cara yang dapat dilakukan guna mendapatkan jalan aspal yang baik. Tak dipungkiri, dibutuhkan ongkos dan masa-masa yang tak tidak banyak untuk mengasuh jalan-jalan aspal supaya tetap pantas digunakan. Jalan aspal yang baik hanya dapat didapat dengan pengerjaan mula yang benar, perawatan yang tepat dan pemakaian yang bijak.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *