Berapa banyak?

 

Momen Baca Bersama –  Haruskah anak Anda pergi latihan sepak bola 5 hari seminggu? Apakah 3 hari cukup? Orang tua biasanya sedikit bingung saat membicarakannya memutuskan berapa banyak dengan mengacu pada kegiatan setelah sekolah. Mereka berpendapat bahwa karena sebagian besar kegiatan menyenangkan (berbeda dari belajar), anak-anak akan berhenti mengikuti kelas ini. Tapi, terlalu menyenangkan juga bisa membuat anak sakit. Berikut adalah panduan sederhana yang akan membantu Anda putuskan berapa banyak untuk anak Anda.

Taman Kanak-kanak:
Anak Anda baru mulai belajar berinteraksi dan terbiasa
disiplin. Kehidupan setelah sekolahnya harus sederhana dan tanpa beban.
Satu atau dua kelas per minggu sudah cukup di awal. Begitu anak
tenang, cari aktivitas yang lebih menantang seperti program musik.

Tingkat 1:
Satu atau dua kegiatan per minggu, tanggal bermain dan kunjungan taman bermain
direkomendasikan. Hindari aktivitas olahraga kompetitif. Anak itu juga masih
muda harus khawatir tentang menang dan kalah. Setelah kerasnya a
seharian penuh di sekolah, dia membutuhkan saluran yang sehat untuk energi yang terpendam.
Aktivitas fisik dan olahraga nonkompetitif adalah yang terbaik untuk usia ini.

Kelas 2:
Anak Anda sudah cukup dewasa untuk menyuarakan pendapat tentang kegiatan apa yang dia lakukan
keinginan. Olahraga, skating, berenang, atau komputer – arahkan dia ke berbagai hal
dia suka. Banyak anak memulai pelajaran tentang alat musik di sekitar ini
usia. Tetapi, beri anak Anda ‘waktu sendiri’ untuk bersantai
dan lakukan saja apapun yang dia inginkan.

Kelas 3:
Sosialisasi mulai menjadi pusat perhatian. Olahraga tim adalah pilihan yang bagus.
Mengembangkan keterampilan motorik, melukis, menggambar, dll juga bagus. Biarkan anak itu
jelajahi bidang minat. Tetapi sisihkan waktu yang cukup untuk keluarga dan
untuk aktivitas menyenangkan.

Kelas 4:
Pada usia ini, anak akan memberi tahu Anda apa yang dia suka. Dia perlu mendapatkan
terlibat dalam aktivitas yang akan meningkatkan kepercayaan dirinya. Ini juga akan membantu
dia mengelola stres karena ini adalah saat tekanan sosial mulai
membangun. Tapi, waspadalah terhadap iblis pekerjaan rumah. Anak Anda membutuhkan lebih banyak waktu bersama
studinya. Sangat menyeimbangkan tugas sekolahnya dengan aktivitas lain
penting.

Kelas 5:
Anak kelas lima itu penuh dengan energi dan ingin melakukannya dengan benar
tentang semuanya. Tapi dia mungkin dengan mudah mendorong studi ke
Latar Belakang. Jadi, perlu pengawasan ketat. Simpan satu atau dua hari gratis selama
waktu keluarga dan aktivitas lainnya. Sekarang saat yang tepat untuk mendapatkan anak Anda
tertarik dengan layanan masyarakat.

Sekolah Menengah:
Jauhkan dia dari TV. Buat dia terlibat dalam aktivitas yang memperkuat
belajar. Kinerja akademis dapat ditingkatkan dengan mendorong praremaja Anda
untuk bergabung dengan klub seperti program Girl / Boy Scouts, klub bahasa, catur
klub dll. Sebagai aturan umum, 16-20 jam seminggu aktivitas ekstra harus dilakukan
lebih dari cukup. Tapi perhatikan tanda-tanda kelelahan.

Apa yang Anda pilih untuk anak Anda dan berapa lama dia harus mengerjakannya
pada dasarnya ditentukan oleh temperamen anak. Sebagai orang tua, Anda harus
amati anak Anda dengan cermat dan dasarkan keputusan Anda pada umpan balik dari
anak sendiri.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *