7 Kriteria Memilih Tensimeter

 Memiliki tensimeter atau perangkat ukur desakan darah di lokasi tinggal sangat penting supaya anda bisa rutin mengawasi tekanan darah, terutama andai Anda merasakan hipertensi. Namun, barangkali Anda bingung bagaimana memilih perangkat tensimeter yang tepat untuk dipakai di rumah. Lalu, bagaimana teknik memilih tensimeter yang benar dan tensimeter harus memliki surat Izin AKL agar pemakaian kita terjamin.

Mengapa butuh tensimeter guna di rumah?
Ada beberapa dalil mengapa organisasi medis di semua dunia menekankan pentingnya mempunyai tensimeter atau perangkat ukur desakan darah di rumah. Di samping mengurangi ongkos ke dokter, mengukur desakan darah secara rutin di rumah pun dapat menghasilkan angka desakan darah yang lebih akurat.

Kemudian, kita pun bakal terhindar dari white-coat hypertension atau sindrom jas putih yang dapat terjadi saat Anda stres dan khawatir saat tensi kita diukur di lokasi tinggal sakit atau klinik. Cara ini pun dapat menolong dokter mengawasi hasil obat hipertensi serta menyerahkan perawatan yang tepat sesuai situasi Anda supaya terhindar dari komplikasi hipertensi, laksana stroke atau penyakit jantung.

Studi menunjukkan, pasien yang teratur cek desakan darah di lokasi tinggal pun dapat mengendalikan fenomena hipertensi dengan lebih baik sebab merasa tercebur aktif dalam perawatannya. Hal ini juga dapat mendeteksi masked hypertension alias desakan darah tinggi yang terselubung sebab gejalanya susah ditemukan.

Apa saja kriteria memilih tensimeter yang tepat?

memilih tensimeter

Nah, andai Anda sedang menggali alat tensi darah guna di rumah, berikut sejumlah kriteria yang mesti kita pertimbangkan sebelum membeli:

1. Tentukan jenis dan model tensimeter

Ada tidak sedikit model perangkat tensi darah yang dipasarkan di pasaran, baik yang manual, semi-otomatis, dan otomatis. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan perangkat ukur desakan darah otomatis guna di rumah, yang lebih gampang digunakan dikomparasikan lainnya.

Pasalnya, pemakaian tensimeter manual lebih repot sebab harus melilitkan manset ke lengan serta mesti dipompa memakai balon karet di ujung mansetnya. Alat tensi darah semi-otomatis pun butuh melilitkan manset di lengan, namun manset itu sudah dapat mengembang secara otomatis dengan mengurangi tombol. Hasil desakan darahnya juga sudah diperlihatkan dalam monitor digital.

Di sisi lain, tensimeter otomatis sangat gampang digunakan. Jenis ini mempunyai model manset yang bermukim dimasukkan ke lengan tanpa melilitkannya. Dengan mengurangi satu tombol, manset bakal mengembang secara otomatis dan langsung memperlihatkan hasil desakan darah di monitor digital.

Selain gampang digunakan, tensimeter otomatis juga dinilai lebih akurat. Jenis perangkat ukur ini pun dinamakan lebih aman sebab tidak memakai merkuri. Anda juga tidak disarakan memakai alat tensi dengan monitor digital yang menempel langsung di lengan atau jari sebab kurang akurat.

Namun, bila Anda masih ragu, tidak terdapat salahnya guna konsultasi dulu dengan dokter. Dokter dapat menolong memilihkan model perangkat ukur desakan darah terbaik guna Anda.

2. Cari ukuran manset tensimeter yang tepat

Salah ukuran manset pada tensimeter dapat mengakibatkan kekeliruan dalam pengukuran desakan darah. Oleh sebab itu, pilihlah ukuran manset yang pas dengan lengan Anda. Meski ukuran manset umumnya dapat disesuaikan dengan ukuran lengan, namun ada baiknya kita meyakinkan terlebih dahulu ketepatan ukuran manset tersebut.

Untuk mengetahuinya, ukur lingkar lengan Anda salah satu bahu dan siku memakai pita pengukur. Manset yang tepat mempunyai panjang 80% dan lebar minimal 40% dari lingkar lengan Anda.

Anak-anak dan orang dewasa dengan lengan yang lebih kecil atau lebih banyak mungkin memerlukan manset tensimeter berukuran khusus. Manset eksklusif ini terdapat di perusahaan pemasok perangkat medis, dapat dipesan langsung ke perusahaan itu atau ke apotek tertentu.

3. Cek akurasi dan standardisasi tensimeter

Setiap perangkat tensi darah mesti melewati serangkaian protokol terstandar guna meyakinkan keakuratannya. Maka dari itu, pastikan tensimeter yang kita pilih sudah diuji, divalidasi, dan diamini keakuratannya oleh badan-badan terakreditasi laksana European Society of Hypertension (ESH), The British Hypertension Society, atau The US Association for the Advancement of Medical Instrumentation (AAMI).

Meskipun masih belum sempurna, ketika ini sedang dikembangkan suatu standardisasi universal yang mesti dipakai oleh semua produsen tensimeter di dunia. Standardisasi ini pastinya telah diamini oleh badan-badan di atas.

Produsen tensimeter yang baik akan mengaku apakah produk mereka mematuhi standar yang terakreditasi dalam label produk. Namun, andai tidak, pastikan untuk mengecek sendiri di website web organisasi bersangkutan. Setiap organisasi di atas memiliki susunan perangkat yang telah diamini di setiap situs webnya.

4. Pilih yang gampang digunakan

Pilihlah perangkat ukur desakan darah yang mudah dipakai sendiri di rumah. Semakin rumit teknik pakainya, bakal semakin jarang kita menggunakannya guna cek tensi.Pastikan layar monitor gampang dibaca dan dimengerti dan tombolnya besar serta gampang dipahami. Petunjuk untuk merealisasikan manset dan mengoperasikan monitor mesti jelas.

Anda pun harus mempertimbangkan apakah tensimeter tersebut gampang dibawa ke mana-mana, terutama andai Anda tidak jarang bepergian atau dianjurkan untuk mengukur desakan darah sejumlah kali sehari.

5. Pilih tensimeter cocok dengan situasi Anda

Pilih perangkat pengukur desakan darah yang cocok dengan situasi Anda. Jika Anda melakukan pembelian alat pengukur desakan darah guna orang tua, hipertensi pada ibu hamil, atau hipertensi pada anak, pastikan tersebut sudah cocok dan sesuai dengan kondisi-kondisi tersebut. Pastikan pula perangkat ukur desakan darah tersebut mengisi standar cocok dengan umur dan situasi kesehatan kita oleh organisasi terakreditasi.

6. Cek dan baca kartu garansi

Kebanyakan monitor dan manset desakan darah memiliki jaminan selama satu sampai lima tahun untuk memastikan kelayakan faedah alat. Oleh sebab itu, kita perlu menyimak kartu jaminan untuk memahami apakah jaminan berlaku untuk semua alat tensimeter, melulu tampilan digitalnya saja, atau monitor namun tidak tergolong manset.

Ketahuilah bahwa sejumlah merek bakal mengenakan ongkos tambahan guna aktivasi garansi, sedangkan merek beda menawarkan jaminan cuma-cuma dengan pembelian monitor.

7. Pastikan tensimeter terkalibrasi

Alat tensi darah kita bekerja secara otomatis. Maka dari itu, Anda butuh mengkalibrasi atau menyesuaikan ulang alat itu secara rutin, paling tidak masing-masing 1-2 tahun sekali.

Dengan demikian, tensimeter kita terhindar dari kehancuran dan bakal selalu mengindikasikan hasil pengukuran desakan darah yang sangat akurat. Untuk mengerjakan proses kalibrasi, Anda seringkali harus mengirim pulang alat itu ke manufaktur atau produsen pembuatnya.

 

alat tensi

Kebanyakan produsen sudah merilis tensimeter dengan sekian banyak fitur ekstra yang barangkali bermanfaat untuk Anda. Berikut sejumlah fitur ekstra tersebut:

Pengukuran berhubungan jantung
Ukur denyut nadi, hitung detak jantung yang tidak teratur, dan lacak evolusi per detik dalam tingkat sistolik atau diastolik Anda. Pengguna yang hendak mengukur desakan darah guna sekaligus memantau situasi jantung bisa memperoleh guna dari fitur ini, tetapi barangkali tidak dibutuhkan untuk orang lain.

 

Konektivitas

Beberapa monitor pengukur tensi bisa terhubung ke komputer atau laptop sampai-sampai hasil pembacaan bisa Anda unduh dan simpan. Beberapa monitor lainnya bisa terhubung ke smartphone lewat bluetooth. Ada pun yang bahkan dilengkapi dengan software pintar guna Anda unduh di ponsel untuk membantu mengawasi bacaan desakan darah kita kapan saja dan di mana saja.

 

Indikator kelompok risiko

Fitur ini bakal memberi tahu kita apakah desakan darah kita dalam kisaran tinggi atau termasuk kelompok berisiko.

 

Fungsi data rata-rata

Dengan fitur ini maka bakal memungkinkan Anda mengoleksi hasil desakan darah yang kita lakukan sejumlah waktu tertentu dan menemukan rata-rata keseluruhan.

 

Penyimpanan memori

Tentukan kapasitas penyimpanan kenangan yang diperlukan menurut berapa kali masing-masing hari Anda butuh cek desakan darah. Anda pun harus mempertimbangkan fitur sejumlah pemakai andai Anda dan anggota family lainnya sama-sama mesti menguji desakan darah secara teratur. Pastikan pun alat itu memungkinkan kita untuk mendownload data yang tersimpan.

Di samping itu, terdapat pula sekian banyak fitur tensimeter laksana monitor nirkabel (wireless), sepaket dengan sebanyak manset dan layar digit besar. Semakin menyeluruh fitur yang ada di perangkat ukur desakan darah, maka semakin melambung pula harganya. Semua fitur ekstra ini dapat membuat harga tensimeter lebih mahal dari perkiraan perkiraan Anda.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *