Film Superhero DC Tidak Utamakan Rancangan Extended Universe

  • Share

The Batman 2022 Cuevana ~ Administrator Warner Bros. Toby Emmerich berkata film- film superhero DC tidak wajib memadukan para kepribadian dalam satu film ataupun membuat sekuel untuk menggapai keberhasilan. Dikabarkan dari Screen Rant pada Pekan( 6 atau 3), statment itu beliau sampaikan dikala diwawancarai Deadline terpaut era depan film bahadur luar biasa DC.

Emmerich mengatakan kalau film- film DC kelak tidak wajib silih terpaut serta mengangkat jenis ataupun bunyi yang serupa. ” Film tidak wajib seluruhnya mempunyai bunyi yang serupa, ataupun silih terpaut dengan film DC yang lain, ataupun mempunyai misteri yang tersambung dengan film lain,” tutur Emmerich.

” Rahasia dari bidang usaha perfilman merupakan mutu. Itu jadi strategi bidang usaha terbaik buat film yang tayang di layar luas serta pula film- film superhero,” tuturnya. Rancangan sarwa bersama sudah jadi kejadian Hollywood sebagian tahun terakhir, paling utama mulai gempar diaplikasikan semenjak perilisan The Avengers pada 2012.

Rancangan ini membolehkan kepribadian dalam sesuatu film tersambung dengan kepribadian film lain sebab mereka terletak di sarwa yang serupa. Mereka pula bisa tampak dalam satu film, semacam yang dicoba Marvel Sanggar dikala memadukan bahadur luar biasa dalam The Avengers. Tetapi, rancangan itu tidak berjalan lembut kala diadopsi sanggar penciptaan yang lain.

Salah satunya ialah kekalahan Umum Pictures mengangkat rancangan MonsterVerse sehabis Godzilla: King of Monsters menemukan respon kurang bagus. Perihal yang serupa pula terjalin pada film- film superhero DC melalui rancangan DC Extended Universe( DCEU). Semenjak Man of Steel pada 2013, DC mengeluarkan serangkaian film bahadur luar biasa yang silih berkaitan.

Tetapi, sebagian cetak biru itu dikira kandas sehabis menyambut respon minus dari penggemar. Kondisi ini mendesak DC buat menata balik strategi mereka. Salah satu strategi yang dicoba merupakan memajukan mutu dibanding jumlah. Alhasil Emmerich menerangi berartinya merekrut sutradara bermutu buat film DC kelak.

” Mutu merupakan aspek terutama untuk suatu sanggar, serta perihal sangat besar yang dapat Kamu jalani buat mempengaruhi mutu merupakan kreator film yang Kamu memanfaatkan.”Toby Emmerich ditunjuk selaku arahan Warner Bros. sehabis kekalahan Justice League pada 2018.

Semenjak kehadirannya, film- film DC mulai berpindah ke bentuk yang berdiri sendiri, semacam Aquaman, Shazam!, dan Birds of Prey. Tahun ini, DC merancang penayangan paling tidak 5 film, semacam 2 film awal mereka, The Batman serta DC League of Super- Pets, yang bukan bagian dari DCEU.

Sepanjang ini, The Batman sukses mencapai hasil yang menjanjikan walaupun digarap selaku cetak biru yang berdiri sendiri. Film yang disutradarai Matt Reeves itu mencapai keseluruhan pemasukan totalitas menggapai US$248 juta ataupun Rp3, 6 triliun( US$1= Rp14, 388) dengan cara garis besar pada pekan awal penayangan kesatu. Pemasukan The Batman diprediksi hendak lalu bertambah sehabis menemukan reaksi positif dari penggemar semenjak awal kali tayang pada 2 Maret kemudian.

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *