Pengertian Treding

  • Share

Kamu yang tertarik dengan dunia kripto, tentu sering mendengar istilah trading. Tapi apa sih sebetulnya trading cryptocurrency itu? Jika kamu hendak mulai mengupayakan trading, anda harus memahami terlebih dahulu pengertian dan teknik trading. Agar sebagai pemula kamu dapat memulai dengan benar. Simak tulisan ini!

– Penegrtian Treding

Istilah ini mencakup semua pekerjaan yang melibatkan kegiatan membeli, memasarkan dan menukar. Jadi kamu dapat membeli aset kripto, menjual, menukar suatu koin kripto ke koin beda atau juga menukar mata duit fiat ke dalam koin kripto. Jika anda melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, anda berarti mengerjakan trading. Sebenarnya nyaris sama dengan trading pasar valuta asing, di mana mata duit fiat ditukar di semua belahan dunia. Namun, di dalam trading cryptocurrency, seluruh orang dapat ikut serta dalam pekerjaan mining. Di mana anda ikut menambang Bitcoin atau aset kripto lainnya dengan mengandalkan pengetahuan teknis dan jaringan internet yang kuat.

– Cara Trading Cryptocurrency

Treding crypto adaklah Pintu aplikasi crypto terbaik untuk Kamu yang ingin memulai treding di masa pandemi ini . Jika kamu hendak memulai investasi, anda pasti hendak tahu bagaimana teknik trading kripto. Sebelum mengerjakan trading pasti anda membutuhkan crypto exchange atau platform penukaran kripto. Di dalam penukaran kripto ada dua kelompok yaitu, centralized dan decentralized. Apa itu?

1. Sentralisasi

Sama dengan penukaran mata duit fiat, penukaran melewati bursa yang tersentralisasi adalah tempat untuk anda menyimpan dan menukar Bitcoin atau koin lainnya. Contoh lokasi penukarannya laksana Binance. Penukaran yang centralized ini mempunyai resiko rendah kehilangan aset sebab lupa password atau kehilangan private key. Tapi di antara kelemahannya ialah seringnya permasalahan kehilangan sebab diretas. Maka dari tersebut sangat urgen untuk anda memilih penukaran yang mempunyai reputasi bagus dan standar ketenteraman yang tinggi.

2. Desentralisasi

Berbeda dengan sistem yang tersentralisasi,sistem yang satu menawarkan privasi sampai-sampai identitas anda tidak bisa diketahui. Di dalam sistem yang terdesentralisasi, kegiatan trading menjadi otomatis dan peer-to-peer. Lingkungan yang terdapat di dalam sistem ini didorong oleh smart contract. Melalui platform yang terdesentralisasi, anda mempunyai 100% kontrol dalam menata dan menyelamatkan aset kamu. Tapi andai kamu tak sempat provate key, maka anda tidak bisa mengakses aset dan mempunyai resiko kehilangan.

-Langkah Sebelum Membeli Koin

Sebelum melakukan pembelian usahakan anda melalukan penelitian terlebih dahulu. Karena keputusan membeli lumayan rumit terutama sebab koin kripto ada tidak sedikit jenisnya. Yang mesti diperhatikan ialah volatilitas masing-masing koin, terdapat baiknya anda melihat sejarah analisa harga. Kamu juga dapat mengikuti situs-situs berita yang membicarakan prediksi harga dan peringkat koin. Mengetahui latar belakang koin sangat urgen untuk menentukkan investasi kamu. Kemudian setelah sukses membeli, pastikan untuk tidak jarang kali memonitor aset kamu.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *